KARO WAHANANEWS.CO
Rakor rencana aksi Daerah Penataan Kawasan Perkotaan dan Kawasan Pariwisata yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Aula Raja Inal Siregar Medan.Wakil Gubernur Sumut Surya, Pj Sekdaprov Sumut Sulaiman Harahap, Forkopimda Sumut,Bupati Karo Antonius Ginting serta para kepala daerah se-Sumatera Utara.
Baca Juga:
Kuala Lumpur Jadi Tuan Rumah Pembukaan Resmi MotoGP 2026
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 terkait pentingnya penataan kawasan perkotaan yang berdampak pada pariwisata, investasi, dan daya saing daerah.
Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa arahan Presiden terkait penataan kawasan perkotaan telah berulang kali disampaikan.
“Sudah lima kali arahan ini diberikan Pak Presiden dan apalagi Medan Raya [Medan, Binjai, Deliserdang] salah satu daerah percontohan waste to energy yang akan dibangunkan oleh Danantara,” ujar Bobby Nasution.
Baca Juga:
Jumlah SPKLU Tembus 4.655 Unit, PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional
Gubernur juga menyampaikan tujuh persoalan utama tata kota yang perlu mendapat perhatian serius, antara lain pengelolaan sampah, kawasan kumuh, kabel utilitas, reklame, trotoar, dan drainase, serta mengajak seluruh pihak berkolaborasi dalam menjaga kebersihan dan penataan kawasan, khususnya di daerah pariwisata.
Diperoleh informasi dari Dinas Kominfo Kabupaten Karo,bahwa Bupati Karo ikut serta mengikuti Rakor penataan kawasan perkotaan dan Pariwisata Sumut yang digelar Pemprovsu bersama Kepala Daerah lainnya" ujarnya
[Redaktur; Hadi Kurniawan ]