KARO WAHANANEWS.CO Barusjahe – Pemerintah Kabupaten Karo menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik seperti jalan atau jembatan saja, melainkan juga dari pembangunan spiritual masyarakatnya.
Baca Juga:
Adhyaksa Dault Murka ke Tiyo Ardianto, Kritik ke Prabowo Disebut Kelewatan
Komitmen ini disampaikan langsung oleh Bupati Karo, Antonius Ginting, saat menghadiri acara "Pesta Pengumpulan Dana Pembangunan Gedung Gereja GBKP Perpulungen Barusjulu" yang dilaksanakan di halaman Gereja GBKP Runggun Tanjung Barus Kecamatan Barusjahe Jabupaten Karo pada hari Minggu [14/6/2026].
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap panitia pembangunan dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini. Beliau menekankan pentingnya esensi rumah ibadah bagi pertumbuhan karakter masyarakat.
"Rumah ibadah bukan sekadar bangunan fisik yang berdiri megah. Lebih dari itu, gereja adalah pusat pembinaan mental, spiritual, dan karakter jemaat agar bertumbuh menjadi pribadi yang takut akan Tuhan, berintegritas, dan membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar," ujar Bupati Karo.
Baca Juga:
Bukan Karena Prabayar, Ini Penyebab Token Listrik Terasa Cepat Habis
Bupati juga menyadari bahwa proses pembangunan tempat ibadah memerlukan pengorbanan yang tidak sedikit, baik dari segi pikiran, waktu, tenaga, maupun materi. Namun, beliau meyakini dengan landasan iman yang kuat serta semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Karo, pembangunan ini akan berjalan dengan lancar.
"Pembangunan rumah Tuhan bukanlah beban, melainkan sebuah kehormatan dan ladang berkat bagi kita semua. Yakinlah, tidak ada yang berkekurangan ketika kita memberi untuk kemuliaan nama-Nya. Apa yang hari ini kita tabur dengan keikhlasan, akan mendatangkan berkat yang melimpah di kemudian hari," tambah Bupati menyemangati jemaat.
Melalui momen pengumpulan dana tersebut, Antonius Ginting mengajak seluruh elemen yang hadir mulai dari jemaat lokal, para perantau, hingga simpatisan untuk memberikan sumbangsih terbaik mereka melalui doa, pemikiran, tenaga, maupun materi. Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karo akan terus berupaya mendukung program keagamaan demi mewujudkan masyarakat Karo yang sejahtera, religius, dan harmonis.