KARO WAHANANEWS Tigabinanga - Hilangnya Sura Sitepu [59] Warga Kelurahan Tigabinanga Kecamatan Tigabinanga pada hari
Rabu [27/5/2026] sekira jam 21.00 WIB sempat gegerkan warga dan keluarga juga cemas.
Baca Juga:
BKPSDM Sumedang Gandeng BKN Bandung Gelar Uji Kompetensi ASN
Hilangnya Pak Sitepu diketahui
setelah keluarga korban tidak dapat menghubunginya selama beberapa hari. Pada Rabu [27/5/2026] sekitar pukul 21.00 WIB, pelapor bersama perangkat desa dan personel Polsek Tigabinanga membuka paksa rumah korban di Desa Kuala, Kecamatan Tigabinanga,tapi
korban tidak ditemukan dan ponselnya juga tidak bisa dihubungi sehingga kasusnya dilaporkan kepihak Kepolisian.
Baca Juga:
Pemkab Karo Raih Opini Dari BPK RI,Bupati Tegaskan Komitmen Tata Kelola Keuangan yang Transparan dan Akuntabel
Pihak keluarga juga sempat membuat postingan di Media Sosial tentang hilangnya korban sehingga menjadi perhatian dari warga luas.
Adanya laporan itu,Kapolsek Tigabinanga AKP Codet Tarigan,SH bersama anggotanya dan Sat Reskrim Polres Karo langsung melakukan penyelidikan pada hari Kamis [28/5/2026] sekitar pukul 17.00 WIB dan berhasil mengamankan seorang pria Arun Karo-Karo [25] warga Desa Buluh Pancur Kecamatan Juhar Karo yang ngekos di Simpang Gunung Kelurahan Tigabinanga.
Dari hasil pemeriksaan awal tersangka mengakui dia bersama temannya bernama Rafii,i [20] warga Aceh Besar Provinsi Aceh ngekos di Simpang Gunung Kelurahan Tigabinanga Kabupaten Karo.
Mereka telah melakukan pembunuhan terhadap korban diladangnya di Benjire dengan memukul kepalanya dengan kayu.
"Kami datang keladang korban pura-pura membeli bibit naga,pas dia lengah langsung dipukul kepalanya,kami sudah saling kenal "ujarnya kepada Polisi.
Dari pengakuannya,jenazah korban dibuang dibawah jembatan Durin Tonggal Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang.
Selanjutnya Polisi langsung melakukan pengejaran terhadap Rafi,i dan menangkapnya didepan Kebun Binatang Simalingkar B Medan saat mengendarai mobil pikap Mitsubishi Colt T120SS BK 8155 XS warna putih yang diduga berkaitan kasus itu dan sekaligus melakukan pencarian jenazah korban.
Jenazah korban ditemukan dibawah jembatan itu dibungkus dengan karung pelastik langsung dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi.
Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil pikap Mitsubishi Colt T120SS warna putih nomor polisi BK 8155 XS, satu keping pelat nomor kendaraan, STNK atas nama korban, satu baju lengan panjang warna hitam, satu tas warna cokelat milik korban, satu unit telepon seluler merek Oppo warna merah, serta satu karung plastik" jelas sumber di Pokres Karo
Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja sama Satreskrim Polres Karo dan Polsek Tigabinanga,kini kedua tersangka sudah diamankan untuk.proses lebih lanjut" ujarnya,Jumat [29/5/2026] di Polres Karo.
[ Redaktur: Hadi Kurniawan]
"