KARO WAHANANEWS.CO Kabanjahe - Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke 62 diperingati Pemkab Karo dengan mengusung tema" Pemasyarakatan Kerja Nyata Pelayanan Prima”, yang menekankan komitmen peningkatan kinerja, pembinaan warga binaan, serta pemberantasan
Handphone, Pungli, dan Narkoba [Halinar]
Hari Bakti Pemasyarakatan merupakan momentum penting untuk mengenang berdirinya sistem pemasyarakatan di Indonesia pada tahun 1964. Selain itu, peringatan ini juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh jajaran pemasyarakatan dalam memperkuat dedikasi dan profesionalisme dalam menjalankan tugas pembinaan narapidana agar dapat kembali menjadi bagian produktif di tengah masyarakat.
Baca Juga:
DPR Kritik Harga Tiket Domestik, Lebih Mahal dari Rute Luar Negeri
Dalam rangka memperingati HBP ke-62, berbagai kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk komitmen nyata, antara lain apel siaga “3+1” dalam upaya pemberantasan Halinar, kegiatan sosial seperti donor darah, anjangsana, serta bakti sosial kepada masyarakat. Selain itu, juga dilakukan kegiatan peningkatan kinerja berupa pemusnahan barang terlarang, pembinaan bakat dan keterampilan warga binaan, serta penguatan pelayanan prima di lingkungan pemasyarakatan.
Pada peringatan itu,Bupati Karo Antonius Ginting, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat [Asisten I] Dr. Drs. Eddi Surianta, M.Pd menyambut baik dan mendukung penuh pelaksanaan Hari Bakti Pemasyarakatan ini sebagai bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, profesional, dan berintegritas.
Melalui peringatan ini diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan semakin solid dalam memberikan pelayanan terbaik serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Baca Juga:
6.847 Warga Jakarta Nikmati Promo Tambah Daya PLN “Power Up Real, Listrik Aman Kerja Lancar”
Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan, sehingga sistem pemasyarakatan di Indonesia semakin maju, adaptif, dan berdampak nyata bagi masyarakat luas." ujarnya Selasa [ 28/4/2026].
[ Redaktur: Hadi Kurniawan]