KARO WAHANANEWS.CO Untuk meningkatkan konektivitas Danau Toba, Bupati Karo Antonius Ginting, melakukan kunjungan kerja dan audiensi dengan Menteri Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta, Selasa [3/3/2026].
Pertemuan strategis ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan infrastruktur transportasi di Kabupaten Karo guna mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba.
Baca Juga:
Lagi, PT Dairi Prima Mineral Berangkatkan Enam Penerima Beasiswa ke China
Dalam audiensi tersebut, Bupati Karo didampingi oleh Kepala Bappedalitbang Kabupaten Karo beserta Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan.
Turut hadir dalam pertemuan ini Bupati Samosir serta jajaran pejabat teras di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Bupati menekankan pentingnya dermaga ini ditingkatkan kapasitasnya agar dapat disandari oleh Kapal Ferry (Ro-Ro) yang mampu mengangkut kendaraan wisatawan.
Baca Juga:
Bahlil Lahadalia Tegaskan Netralitas Jelang Mubes KOSGORO 1957
Dalam.pertemuan itu,Bupati Karo memaparkan data statistik pariwisata yang signifikan sebagai landasan usulan tersebut yakni,
total Kunjungan Wisatawan pada tahun 2025, kunjungan ke Kabupaten Karo mencapai 1,7 juta orang.
Kunjungan Wilayah Tongging rata-rata 200.000 wisatawan dan cenderung hanya singgah sebentar lalu kembali ke Berastagi atau Medan. Hal ini dikarenakan tidak adanya akses kapal Ferry yang dapat menyeberangkan kendaraan mereka menuju Samosir.
Dengan adanya layanan Ferry, kita akan menciptakan konektivitas yang kuat antar wilayah Danau Toba," ujar Bupati Karo.
Begitu juga Bupati Samosir turut memberikan dukungan penuh terhadap usulan tersebut dan menurutnya, akses kendaraan langsung dari Tongging menuju Samosir akan berdampak besar pada lama kunjungan wisatawan di kedua kabupaten.
Selain urusan dermaga, Bupati Karo juga mengusulkan pengadaan dan penyediaan peralatan uji KIR yang modern untuk Kabupaten Karo. Hal ini dinilai mendesak untuk memastikan kelaikan kendaraan angkutan umum dan barang di wilayah Karo yang memiliki kontur geografis menantang.
Menanggapi aspirasi tersebut, Menteri Perhubungan menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti usulan Kabupaten Karo.
Sebagai langkah awal, Kementerian Perhubungan akan segera menyusun kajian teknis yang mendalam dan menyiapkan Detailed Engineering Design [DED] untuk pengembangan dermaga.
Melakukan koordinasi lanjutan dengan Kementerian Keuangan terkait alokasi anggaran pembangunan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik balik percepatan pembangunan infrastruktur transportasi di Sumatera Utara, khususnya dalam mewujudkan Danau Toba sebagai destinasi wisata kelas dunia yang terintegrasi secara utuh.
[Redaktur: Hadi Kurniawan]