WahanaNews-Karo | Diterpa hujan deras semalaman mengakibatkan terjadinya banjir bandang sehingga berdampak pada lahan pertanian warga.
Menurut data yang diperoleh wartawan dari beberapa warga bahwa hujan deras terjadi pada hari Sabtu (27/8/2022) hingga menjelang subuh. "Hujan deras mengguyur dari malam sehingga terjadinya banjir bandang dan menerpa sebagian lahan pertanian warga," ujar Jela Sembiring.
Baca Juga:
Bengkel Techno Motor Milik Alvian Malewa Warung Buncit Jakarta Selatan tak Bayar Utang Oli Top1 Topindo Sejak 2011
Selain lahan pertanian, akses jalan dan jembatan penghubung Desa Kutarayat -Kebayaken Kecamatan Naman Teran tepatnya di persawahan Lau Mpaga juga putus total akibat diterjang banjir bandang.
"Jembatan ikut hancur diterpa banjir dan saat ini sedang dilakukan gotong royong agar bisa dilalui," tutur Jela Sembiring.
Begitu juga Kepala Desa Kutambelin Kecamatan Naman Teran, Medi Sahman Surbakti ketika dihubungi wartawan melalui ponselnya, Senin (29/8/2022) sekira pukul 12.00 WIB, mengatakan dampak terjadinya banjir mengakibatkan lahan pertanian warga di Perjuman Reba hancur.
Baca Juga:
Wujudkan Medan Smart City, Aulia Rachman Resmikan Gedung Kantor PLN Icon Plus SBU Regional Sumbagut
Banjir membawa material batu dan kayu sehingga diperlukan alat berat untuk menyingkirkan batu dan kayu dari lahan warga. "Kalau secara manual tidak mungkin karena dipenuhi material kayu dan batu," ujarnya.
Lanjut disampaikannya, banjir bandang dari pegunungan yang disebut namanya "Deleng Macik" disebabkan adanya hujan hingga tengah malam sehingga perladangan warga disekitar Perjumaan Reba hancur berikut isinya.
Disebutkannya, lahan pertanian warga yang hancur ditaksir puluhan hektar dan sebagian tanaman warga didalamnya seperti, tomat, jeruk, cabe, kentang dan lainnya ikut hancur dan diperkirakan kerugian mencapai ratusan juta rupiah.