"Desa Dokan adalah warisan berharga. Saya berharap ke depannya ada pemandu wisata lokal yang siap memperkenalkan sejarah dan keunikan Rumah Adat Karo yang ada di sini kepada wisatawan. Ibu-ibu di CU Latersia bisa mengambil peran ini sebagai peluang ekonomi baru," tambah Ny. Roswitha Antonius Ginting.
Kepala Desa Dokan menyampaikan bahwa bimbingan dari TP PKK Kabupaten sangat diperlukan agar CU Latersia tidak hanya sekadar tempat simpan pinjam, tetapi berkembang menjadi pilar pemberdayaan perempuan yang lebih modern dan berdampak luas.
Baca Juga:
Pengurus PGM Indonesia Kabupaten Sumedang Periode 2025–2030 Resmi Dilantik
Kegiatan RAT berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme dari para peserta. Melalui momentum ini, diharapkan CU Latersia dapat terus bertransformasi menjadi role model koperasi perempuan bagi desa-desa lain di Kabupaten Karo.
.[ Redaktur : Hadi Kurniawan]