WAHANA NEWS.CO Medan -Acara Sumatra Investment Day [SID] 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumatera Utara berlangsung di Ballroom Hotel Adimulia Medan Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap, mewakili Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution.
Baca Juga:
GM For A Day 2026 Sukses Digelar, 43 Anak Pimpin Operasional Hotel Selama Sehari
Sumatra Investment Day 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia merupakan forum investasi regional yang mempertemukan pemerintah daerah, investor, dan para pemangku kepentingan dalam rangka mempromosikan potensi investasi unggulan dari 10 provinsi di Pulau Sumatera.
Mengusung tema “Invest, Innovate, Inspire: Advancing Sumatra Through Downstream Industry and Tourism Excellence”, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan hilirisasi industri dan sektor pariwisata sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Dalam acara itu turut dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting didampingi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karo serta Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karo.
Baca Juga:
Umroh Gratis Hingga 5 Unit Sepeda Motor Meriahkan Gebyar Hadiah Tabungan Cempaka Koppas Kranggan 2026
Secara khusus, Bupati Karo meminta agar Kabupaten Karo dapat dikoneksikan dengan investor yang bergerak di sektor kesehatan, pertanian, dan pariwisata, mengingat ketiga sektor tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Karo menjelaskan bahwa Kabupaten Karo memiliki keunggulan di bidang pertanian hortikultura yang telah menjadi salah satu sentra produksi terbesar di Sumatera Utara. Di sisi lain, potensi pariwisata yang didukung keindahan alam, budaya, serta keberadaan kawasan strategis seperti Berastagi dan sekitarnya terus berkembang dan membutuhkan dukungan investasi yang berkelanjutan.
Selain itu, penguatan sektor kesehatan juga dinilai penting guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendukung pengembangan kawasan wisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.