KARO WAHANANEWS.CO Kabanjahe -
Pemerintah Kabupaten Karo memperingati Hari Krida Pertanian Tahun 2026 di Halaman Kantor DPRD Kabupaten Karo dan Taman Kota Kabanjahe Kecamatan Kabanjahe Kabupaten Karo.
Diacara itu turut dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting bersama Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P. ,Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM., unsur Forkopimda, dan Seluruh Undangan dan Masyarakat.
Hari Krida Pertanian 2026 yang merupakan bagian dari Calendar of Event, ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada seluruh pelaku pembangunan pertanian sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan pertanian yang maju, modern, dan berdaya saing.
Baca Juga:
Kasus Penyekapan Perempuan 3 Tahun Jadi “Kejahatan Kemanusiaan”, KemenHAM Jabar Soroti Penanganan dan Pembiayaan Korban
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan bahwa Hari Krida Pertanian bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk penghargaan kepada para petani, peternak, penyuluh, kelompok tani, pelaku usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah berkontribusi menjaga ketahanan pangan serta menggerakkan perekonomian daerah.
Mengusung tema “Pertanian Maju, Petani Sejahtera, Indonesia Berdaulat Pangan”, peringatan Hari Krida Pertanian Tahun 2026 menjadi wujud tekad bersama untuk membangun sektor pertanian yang modern, produktif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus mendukung terwujudnya kedaulatan pangan nasional.
Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Karo sebagai salah satu lumbung pangan di Sumatera Utara memiliki tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian.
Dengan potensi tanah yang subur, iklim yang mendukung, serta sumber daya manusia yang tangguh, sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Karo.
Baca Juga:
57 Kendaraan Dinas Lulus Uji Emisi, PLN UID Jakarta Raya Perkuat Operasional Ramah Lingkungan
Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Karo terus mendorong berbagai program strategis, antara lain pengembangan kawasan hortikultura unggulan, peningkatan produktivitas dan kualitas komoditas pertanian, pengembangan peternakan dan kesehatan hewan, modernisasi alat dan mesin pertanian, penguatan kelembagaan petani, hilirisasi dan pemasaran hasil pertanian, serta pengembangan kemitraan usaha antara petani, koperasi, dunia usaha, dan investor.
Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Pemkab Karo tetap berkomitmen memperjuangkan pembangunan sektor pertanian melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan berbagai kementerian terkait. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat penyediaan sarana dan prasarana pertanian, modernisasi alat dan mesin pertanian, pengembangan kawasan pertanian, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor pertanian.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Karo turut mengajak generasi muda untuk melihat sektor pertanian sebagai bidang yang menjanjikan. Pertanian saat ini telah berkembang menjadi sektor yang berbasis teknologi, inovasi, digitalisasi, dan kewirausahaan sehingga membuka peluang besar bagi lahirnya petani milenial dan petani modern yang mampu meningkatkan daya saing produk pertanian Kabupaten Karo.
Pemerintah Kabupaten Karo juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Pusat, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, TNI, Polri, DPRD Kabupaten Karo, dunia usaha, akademisi, lembaga keuangan, dan seluruh pihak yang selama ini mendukung pembangunan pertanian di Kabupaten Karo.
Dalam perayaan Hari Krida Tahun 2026 dimeriahkan dengan kontes buah dan sayur, lomba cerdas cermat pertanian, kontes domba kategori non poel, kontes domba kategori betina ekstrime, kontes domba kategori poel, lomba menggambar pertanian t erpadu bagi Siswa SD,lomba Video pembuatan Eco Enzime bagi Siswa SMP.
Lomba kontes hewan kesayangan, pameran pertanian, pengujian unsur hara dan PH tanah gratis, pembuatan agen hayati tangkis penyakit trichoderma, pembuatan pembenah tanah biochar, pelayanan penyuluhan pertanian, peternakan dan kesehatan hewan gratis, pasar murah produk-produk pertanian, UMKM kuliner, dan pembayaran PBB berhadiah yang didukung oleh Bank Indonesia.
[Redaktur: Hadi Kurniawan]