KARO WAHANANEWS.CO Kabanjahe - Acara launching dan peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi [SPPG] 5, 7, 8, dan 9 di lingkungan Polres Karo dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting yang
dipusatkan di Gang Saudara, Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe.
Baca Juga:
Jalan Amblas Mengancam Keselamatan, Warga Kuta Gambir Dairi Harapkan Perhatian
Acara ini diresmikan langsung oleh Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Whisnu Hermawan F., S.I.K., M.H.pada Rabu [8/4/2026] turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polda Sumut, Kapolres Karo, unsur Forkopimda Kabupaten Karo, serta tokoh masyarakat setempat.
Kehadiran SPPG ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat, khususnya terkait percepatan penurunan angka stunting dan pemenuhan gizi bagi masyarakat kurang mampu, anak sekolah, serta ibu hamil.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa keberadaan satuan pelayanan ini diharapkan dapat menyentuh langsung masyarakat di pelosok daerah.
Baca Juga:
Film Feel My Voice Raih Pujian, Angkat Dilema Remaja Kejar Mimpi dan Keluarga
"Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan generasi mendatang," ujar Irjen Pol Whisnu Hermawan F., S.I.K., M.H.
Sebagai kepala daerah sekaligus praktisi kesehatan, Bupati Karo memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Polda Sumut dan Polres Karo. Beliau menekankan bahwa kolaborasi lintas instansi adalah kunci keberhasilan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Karo.
Bupati menilai pemilihan lokasi di Gang Saudara sangat tepat untuk mendekatkan pelayanan kepada warga yang membutuhkan.
Mengingat latar belakangnya sebagai dokter spesialis kandungan (Sp.OG), Bupati Karo menyoroti pentingnya asupan gizi seimbang untuk mencegah risiko kematian ibu dan bayi.
Pemkab Karo berkomitmen untuk terus menyinkronkan program daerah dengan inisiatif yang digagas oleh Polri melalui SPPG ini.
SPPG 5, 7, 8, dan 9 di wilayah hukum Polres Karo ini akan berfungsi sebagai pusat distribusi makanan bergizi gratis dan edukasi pola hidup sehat. Program ini direncanakan berjalan secara berkelanjutan dengan pengawasan dari tenaga medis dan personel kepolisian setempat.[ Redaktur : Hadi Kurniawan]