KARO WAHANANEWS.CO - Kabanjahe - Untuk memperkuat tindak lanjut kerjasama antar daerah Bupati Karo, Brigjen Pol. [Purn] Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, bersama pelaku usaha yang tergabung dalam APINDO melepas pengiriman perdana satu kontainer berpendingin [Thermo King] berisi komoditas hortikultura menuju Kota Palangka Raya Provinsi Kalimantan Tengah.
Kerja sama antardaerah ini telah disepakati antara Kabupaten Karo dan Kota Palangka Raya sehingga mengirimkan komuditas sayur mayur unggulan dari Tanah Karo diberangkatkan pada hari Jumat [ 19/6/2026] sekira jam 15:20 Wib dari halaman kantor Bupati Karo.
Baca Juga:
5 Cara Usir Kebosanan di Malam Minggu untuk Kaum Ekstrovert, Nomor 3 Paling Seru!
Bupati Karo, mengatakan pengiriman perdana ini merupakan langkah nyata implementasi kerja sama pemasaran hasil pertanian Karo ke luar Pulau Sumatera.
“Ini merupakan kelanjutan kerja sama yang telah kita sepakati bersama antara Kabupaten Karo dan Kota Palangka Raya. Kita berharap kerja sama ini berkelanjutan mampu membawa kesejahteraan bagi petani Karo melalui terjaganya harga komoditas hortikultura.
Keberhasilan sektor hortikultura tidak hanya ditentukan oleh kemampuan produksi, tetapi juga oleh penguasaan pasar. Selama ini petani Karo dikenal mampu menghasilkan komoditas pertanian dalam jumlah besar, namun sering menghadapi persoalan harga akibat keterbatasan akses pasar.
Baca Juga:
5 Cara Usir Kebosanan di Malam Minggu untuk Kaum Ekstrovert, Nomor 3 Paling Seru!
“Pada prinsipnya, market atau pasar yang paling menentukan. Kalau produksi, petani Karo sudah sangat unggul dan masalahnya sering kali ada di harga. Dengan membuka pangsa pasar baru, kita harapkan harga-harga komoditas menjadi lebih terjamin sehingga petani semakin sejahtera,” katanya.
Dikesempatan itu Ketua APINDO Kabupaten Karo Daulatta Ras Ginting didampingi Wakil Ketua Joey Andart Sembiring Milala,Wakil Bidang Hukum Daniel Perangin -angin,SE menjelaskan,bahwa
pengiriman perdana tersebut, sebanyak sembilan komoditas unggulan Kabupaten Karo diberangkatkan, yakni wortel, kol, sawi putih, kentang, jeruk, cabai merah keriting, cabai rawit hijau, cabai rawit merah, dan jipang dengan total muatan sekitar 20 ton.