KARO WAHANANEWS.CO Kabanjahe - Rapat koordinasi terkait rencana proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kabupaten Karo dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting yang dilaksanakan, Selasa [10/3/2026] di Kantor PT. PII, Capital Place Office Tower Lantai 7 dan 8, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan.
Rapat ini dilaksanakan berdasarkan undangan Deputi Direktur Bidang I PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia melalui surat Nomor 013/PII/DRU-DD/0326 tanggal 3 Maret 2026.
Baca Juga:
Konser Kanye West di Marseille Ditolak Wali Kota karena Kontroversi Antisemit
Pertemuan ini dihadiri oleh Direktur Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Keuangan, jajaran PT. PII, tim konsultan, serta perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Karo.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati Karo hadir didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Karo, Kepala Bappedalitbang, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang , Kepala Bagian Perekonomian, Sekretaris Bappedalitbang, serta Direktur PDAM Tirta Malem.
Rapat membahas berbagai aspek terkait pengembangan proyek KPBU SPAM Kabupaten Karo, khususnya mengenai aspek teknis lahan yang akan digunakan dalam pelaksanaan proyek.
PT. PII memaparkan hasil kajian teknis terhadap beberapa alternatif lahan yang sebelumnya diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Karo sebagai lokasi pembangunan infrastruktur SPAM.
Baca Juga:
Budi Gunadi Sadikin Tegaskan Komitmen Antikorupsi melalui Kerja Sama dengan KPK
Hasil kajian tersebut menjadi salah satu bahan pertimbangan penting dalam menentukan langkah lanjutan pematangan proyek SPAM yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat di Kabupaten Karo.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Karo menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Karo dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur penyediaan air minum melalui skema KPBU.
“Pemerintah Kabupaten Karo tentu sangat mendukung rencana proyek SPAM ini karena merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat.
Namun dalam penentuan lokasi maupun pelaksanaannya, kami berharap seluruh aspek dapat dipertimbangkan secara komprehensif, tidak hanya dari sisi teknis semata, sehingga proyek ini dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” ujar Bupati Karo.