KARO WAHANANEWS.CO Berastagi - Festival Bunga dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2026 yang telah berlangsung selama tiga hari, sejak 30 Juli hingga 1 Agustus 2026, di Taman Mejuah-juah Berastagi resmi ditutup,Sabtu [ 1/8/2026]
Pada acara penutupan,ribuan warga memadati lokasi Taman Mejuah- Juah Berastagi dengan dihibur oleh srtis-srtis karo ternama sehingga suasana agak meriah.
Baca Juga:
Bukan Sekadar Takut, Begini Proses Terbentuknya Fobia Menurut Ilmu Pengetahuan
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 yang berlangsung dengan lancar, meriah, dan penuh antusiasme. Festival yang mengusung tema "The Eternal of Karo Paradise – Pesona Abadi Tanah Karo" ini menampilkan kekayaan potensi Kabupaten Karo melalui parade mobil hias, komoditas hortikultura unggulan, seni budaya, serta berbagai kegiatan yang menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Bupati menegaskan bahwa Festival Bunga dan Buah bukan hanya menjadi ajang hiburan dan promosi budaya, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi pariwisata dan pertanian Kabupaten Karo kepada masyarakat luas. Penyelenggaraan festival juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, ditandai dengan meningkatnya transaksi ekonomi masyarakat, tingkat hunian hotel, geliat UMKM, serta semakin dikenalnya komoditas pertanian unggulan Kabupaten Karo.
Baca Juga:
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Tolak Tawaran Latih Italia, Pilih Tetap Setia kepada Brasil
Keberhasilan Festival Bunga dan Buah Tahun 2026 merupakan hasil kerja sama dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Karo, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia penyelenggara, event organizer, jajaran TNI-Polri, perangkat daerah terkait, pelaku seni dan budaya, pelaku UMKM, para petani, sponsor, media, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan festival.
Suasana penutupan festival berlangsung semakin semarak ketika Bupati Karo didampingi Wakil Bupati Karo, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menari bersama masyarakat diiringi penampilan Band Outlet. Kebersamaan tersebut menjadi simbol kuatnya persatuan, semangat gotong royong, dan kecintaan seluruh elemen masyarakat terhadap budaya Karo.