Untuk mendukung promosi ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku usaha lokal, panitia juga menghadirkan 82 tenant booth yang menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari kerajinan tangan, fesyen, produk kreatif, hingga hasil olahan lokal. Selain itu, tersedia area khusus kuliner yang menyajikan aneka hidangan khas Karo sebagai bagian dari pengalaman wisata bagi para pengunjung.
Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, memperluas promosi destinasi wisata Kabupaten Karo, membuka peluang investasi, serta memberikan dampak ekonomi bagi petani, pelaku UMKM, seniman, komunitas kreatif, dan masyarakat.
Baca Juga:
Warisan Budaya Pacu Kuda Sumba Siap Angkat NTT ke Panggung Sport Tourism Internasional
Kabupaten Karo sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Sumatera Utara yang menawarkan panorama pegunungan, udara sejuk, kekayaan budaya, serta hasil pertanian dan hortikultura berkualitas. Melalui Festival Bunga dan Buah Karo 2026, Pemerintah Kabupaten Karo berharap citra daerah sebagai destinasi wisata unggulan semakin kuat sekaligus mendorong kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, media, dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Karo pun mengundang seluruh masyarakat untuk hadir bersama keluarga dan sahabat pada 30 Juli hingga 1 Agustus 2026 di Taman Mejuah-juah, Berastagi, serta menjadi bagian dari kemeriahan festival yang memadukan pesona alam, budaya, kuliner, dan hasil pertanian terbaik dari Tanah Karo.
[ Redaktur: Hadi Kurniawan]
Baca Juga:
Semarak HUT RI ke-81, Pemkab Sumedang Siapkan Rangkaian Kegiatan yang Libatkan Masyarakat