Saya melihat kebahagiaan yang terpancar dari wajah kita semua, dan saya kira inilah makna terdalam dari Injil: sebagai kabar gembira bagi seluruh umat manusia,” tutur Bupati Karo.
Beliau juga menegaskan pentingnya Sidang Majelis Sinode ini sebagai wadah strategis untuk memperkuat persatuan jemaat serta merumuskan arah dan visi pelayanan gereja ke depan.
Baca Juga:
Samuel Wattimena Usulkan Kuota Tayang Film Lokal di Tengah Dominasi Film Asing
“Mari kita jalankan setiap agenda sidang dengan semangat pelayanan yang tulus, berpegang pada Firman Tuhan: ‘Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia’ (Kolose 3:23),” lanjutnya.
Bupati Karo juga mengajak seluruh peserta untuk menjadikan sidang ini sebagai momentum mempererat tali persaudaraan, meningkatkan sinergi antara gereja dan pemerintah, serta merancang langkah-langkah strategis guna mewujudkan masyarakat Karo yang beriman, berbudaya, modern, unggul, dan sejahtera berkelanjutan."lanjutnya.
Sebagai tanda resmi dibukanya Sidang Majelis Sinode ke-XXXVII, Bupati Karo bersama Ketua Umum Moderamen GBKP dan perwakilan dari Pangdam I/Bukit Barisan memukul gong di hadapan seluruh tamu dan peserta sidang.
Baca Juga:
Kemenkes Soroti Kontroversi Baliho Film, Tekankan Etika Penyajian Isu Kesehatan Jiwa
[Redaktur: Hadi Kurniawan]