KARO WAHANANEWS.CO Berastagi -Ratusan siswa dan Siswi SMA Negeri 1 Berastagi mengalami mual,- mual dan pening,wajah panas,lidah terasa gatal- gatal setelah menyantap makanan siang yang disuguhkan MBG untuk makan siang.
Melihat adanya siswa dan siswi yang mulai lemas,teman mereka yang sedang bersamanya langsung melaporkan kepada guru sehingga diberikan pertolongan membawanya ke Rumah Sakit terdekat.
Baca Juga:
Sosialisasikan Raperda Perilaku Seksual Berisiko, Tanti Herawati Pastikan Ada Penguatan Pengawasan di Masyarakat
Kedatangan korban yang diduga keracunan MBG itu suasana darurat menyelimuti sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Karo karena ambulan dan mobil lainnya secara silih berganti mengantar korban untuk mendapatkan perawatan.
Tampak kecemasan para keluarga saat tiba di rumah sakit karena ingin mengetahui kondisinya anaknya masing- masing.
Sejumlah ruangan tampak dipenuhi korban sehingga para perawat dan dokter yang bertugas kewalahan menangani pasien yang terus berdatangan dalam kondisi lemah.
Baca Juga:
DPR Sambut Tiga Skema Pemerintah untuk Atasi Keterlambatan Gaji PPPK
Berdasarkan informasi yang diperoleh pada hari Kamis,[ 16/8/2026] sekira jam 16:27 Wib korban yang diduga keracunan MBG itu diperkirakan ratusan orang mendapatkan perawatan di tiga rumah sakit, RSU Efarina Etaham Berastagi 92 orang Rumah Sakit Amanda Berastagi 39 orang dan Rumah Sakit Umum Kabanjahe 26 orang.
Selain dari SMAN 1 Berastagi ,juga ada beberapa orang dari SMA Swasta Berastagi.
Mendapai info tersebut Bupati Karo Antonius Ginting,bersama Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si. langsung datang ke Rumah Sakit untuk menjenguk para siswa untuk memantau penanganan medis dan meminta kepada petugas perawatan Rumah Sakit memberikan perawatan dengan baik."Saya harap berikan penangan yang baik ,semoga cepat sehat"ujarnya.