KARO WAHANANEWS.CO
Tanah Karo - Menindaklanjuti hasil peninjauan lapangan yang dilakukan Bupati Karo, Antonius Ginting,dan Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P, bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang dan Dinas Lingkungan Hidup langsung mengambil langkah dalam menangani genangan air yang terjadi akibat penumpukan sampah dan sedimentasi tanah di drainase.
Baca Juga:
Pemkot Bandung Wacanakan Beri Subsidi Sekolah Swasta
Banyaknya tumpukan sampah disepanjang drainase Jalan Let Jen Jamin Ginting Kabanjahe yang menyebabkan terjadinya banjir jika hujan turun.
Wakil Bupati Karo Komando Tarigan,SP menyoroti bahwa selain penumpukan sampah, genangan air juga disebabkan oleh limbah sedimentasi tanah dari gudang wartel disepanjang jalan Jamin Ginting yang memperparah kondisi drainase.
Dalam hal ini Pemkab Karo segera menginstruksikan langkah-langkah strategis untuk mengatasi permasalahan ini. “Genangan air ini tidak hanya akibat tumpukan sampah, tetapi juga sedimentasi tanah dari gudang pencucian wartel yang menghambat aliran air.
Baca Juga:
Fokus Penanganan Akses Jalan Provinsi, Pemprov Jabar Siapkan Anggaran Rp2,4 Triliun
Kami telah meminta dinas terkait untuk segera melakukan pembersihan dan normalisasi saluran drainase, dan kepada pengusaha pencucian wortel agar membuat sumur resapan untuk mencegah endapan tanah di saluran drainase, ujar Wakil Bupati.
Dalam upaya penanganan ini, Dinas PUTR telah menurunkan alat berat guna melakukan pengerukan saluran drainase, sementara DLH bekerja sama dengan masyarakat untuk membersihkan sampah yang menyumbat aliran air.
Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat agar lebih sadar dalam menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah permasalahan serupa di masa mendatang.