KARO WAHANANEWS.CO Merdeka - Kasus tewasnya Refael Christio Sihotang [17] warga Jalan Timah Kota Medan akibat penganiayaan sekelompok orang di Pos pengutipan restribusi pendakian Gunung Sibayak Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo terungkap.
Sembilan orang telah diamankan dan dijadikan tersangka dan saat ini telah ditahan di sel Polres Karo untuk kelanjutan proses hukum.
Baca Juga:
Curi Perangkat Tower Telekomunikasi KBJ-01-037 Desa Bunuraya ,Pelaku Pencurian Diamankan Polisi Saat Sembunyi Didalam Box
Selain Rafael Cristo Sihotang yang fisniaya,ada juga enam orang pendaki gunung yang dianiaya di Pos tersebut sehingga mengalami luka luka dibagian tubuh mereka
Pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung Kapolres Karo AKBP Pebriandi Haloho, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi para Pejabat Utama Polres Karo dalam konferensi pers yang digelar di Aula Pur Pur Sage Polres Karo, Rabu [15/7/2026] sekira pukul 13.00 WIB.
Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus bermula adanya informasi mengenai seorang remaja yang meninggal dunia dengan kondisi tubuh mengalami sejumlah luka yang diduga akibat tindak kekerasan sehingga ditindak lanjuti Tim Cobra Satreskrim Polres Karo bersama Unit Reskrim Polsek Berastagi melalui serangkaian penyelidikan dan penyidikan.
Baca Juga:
Pertamina Lakukan Penyesuaian Harga Bright Gas, Tabung 12 Kg Turun Rp8.000
"Dari hasil penyelidikan tidak hanya mengakibatkan satu korban meninggal dunia, tetapi juga terdapat ada enam korban lainnya yang sebelumnya turut mengalami penganiayaan yang dilakukan oleh kelompok pelaku yang sama.
Perkara pertama merupakan tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan korban Rafael Cristio Sihotang [17], remaja asal Kota Medan, meninggal dunia dan perkara kedua kasus penganiayaan terhadap enam korban lainnya, yakni PRP [16], PRP [19], RKF [15] DNP [15], AQ [17] dan SAS [17], serta PRP [19] yang mengalami luka pada bagian kepala."ujar AKBP Pebriandi Haloho.
Lanjutnya lagi,dari hasil penyidikan, seluruh korban sebelumnya melakukan pendakian ke kawasan Gunung Sibayak,dan para pelaku memperoleh informasi bahwa para korban ini diduga melakukan pencurian barang milik pendaki di kawasan objek wisata tersebut.