Seusai upacara,Hinca Panjaitan langsung berdialog dengan Siswa dan Siswi di lapangan upacara,seluruh siswa meminta agar guru BK mereka bernama Farida Ariani Beru S.Pelawi dan orang tua temannya Ekaristi Beru Purba dibantu agar bebas dari kasus yang sedang dijalaninya.
Ratusan siswa menyerahkan surat kesepakatan bersama terkait kasus yang mendera guru dan orang tua temannya itu untuk dukungan moril agar kasus itu cepat diselesaikan.
Baca Juga:
Light Up The Dream PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Ribuan Keluarga Prasejahtera di Bulan Ramadan
Dikesempatan itu,Citra Kirana Beru Tarigan selaku korban kehilangan HP sempat tersedu membacakan kronologi kasus pencurian HP nya sehingga ibunya Ekaristi Beru Purba dan gurunya di jadikan tersangka oleh Polres Karo atas laporan dari orang tua dari Elgi Epri Bina Beru S. Pandia."Saya mohon Pak bantu mamak saya ,jangan masukkan kepenjara " ujarnya sambil berurai air mata.
Mendengar keluhan itu,Hinca Panjaitan sempat terharu dan datang memeluk Citra Kirana dan berucap, kasus ini segera diselesaikan,jadi jangan semena mena, guru jangan kriminalisasi dan harus dibela,tegakkan kebenaran lawan kezaliman,tidak bisa guru masuk penjara".
Kasus ini harus diselesaikan dan surat dari anak- anak sekolah ini saya bukukan di DPR RI, harapan saya agar kasus seperti ini tidak terulang kembali dan saya sudah mendengar keluhan kedua ibuk ini begitu permintaan dari anak didik semua.
Baca Juga:
Kemenko PMK Bahas Isu Strategis Warisan Budaya dan Alam Indonesia 2026
"Tanah Karo adalah Dapil saya,jadi wajib saya membela Kebenaran" ujarnya sehingga disambut riuh tepuk tangan semua yang hadir.
Dikesempatan itu juga dihimpun keterangan dari Farida Ariani S.Pelawi terkait kasus ini,dia menjelaskan, bahwa sebelum kejadian ada kegiatan Jumbara yang dilaksanakan di perkemahan Kwarcab Langkat sehingga guru dari SMAN 1 Kabanjahe beserta murid juga ikut termasuk Elgi Elpri Bina Beru Pandia dan Citra Kirana Beru Tarigan.
Pada saat kegiatan itu,Citra Kirana Beru Tarigan kehilangan HP Iphone 13 miliknya ,sehingga Farida Ariani Beru Pelawi selaku guru melakukan pencarian bersama guru lainnya dan memeriksa lokasi begitu juga tas masing- masing peserta sehingga membuat pengumuman untuk memberikan informasi ke group WhatsApp.